JK melalui buku sederhana ini memaparkan bahwa pluralitas dan toleransi dapat dijadikan kekuatan besar membangun Indonesia. Dengan catatan, semua unsur masyarakat saling menghargai, menghormati, dan mengimplemaentasikan nilai-nilai yang dikandung secara tulus dan yang penting adalah dari dua arah. Toleransi sejati tidak akan pernah terjadi jika hanya satu arah.