Dalam Sejarah Kota Makassar terdapat kontinuitas yang berlangsung sepanjang zaman Belanda hingga abad ke-20 yang mencerminkan pola-pola dari zaman Gowa-Tallo. Hal ini tetap terjadi meskipun ada 300 tahun kekuasaan asing, dan meskipun ada banyak usaha dramatis VOC untuk memotong pelabuhan ini dari peranan dan hubungan tradisionalnya.